Blog vs. Website: Apa Bedanya dan Bagaimana Cara Membuatnya?


Di era digital saat ini, memiliki "rumah" di internet bukan lagi sekadar hobi, melainkan kebutuhan. Entah Anda ingin membangun personal branding, membagikan portofolio, atau berjualan produk, Anda pasti akan bersinggungan dengan dua istilah populer: Blog dan Website.

Namun, seringkali muncul pertanyaan: "Apa sih bedanya?" dan "Gimana cara mulainya dari nol?" Mari kita bedah tuntas di artikel ini!


1. Apa Itu Website?

Secara sederhana, website adalah sekumpulan halaman web yang saling terhubung dan diakses melalui satu alamat domain (seperti www.namasitus.com). Website biasanya bersifat statis atau jarang berubah kontennya.

Contoh penggunaan website:

  • Profil perusahaan (Company Profile).

  • Toko online (E-commerce).

  • Situs layanan pemerintah atau institusi.

2. Apa Itu Blog?

Blog sebenarnya adalah salah satu jenis website. Perbedaan utamanya terletak pada sifatnya yang dinamis. Konten di blog (disebut "artikel" atau "postingan") ditampilkan berdasarkan urutan waktu terbaru dan biasanya memungkinkan pembaca untuk meninggalkan komentar.

Ciri khas blog:

  • Update konten secara rutin.

  • Gaya bahasa lebih santai dan personal.

  • Ada kolom komentar untuk interaksi.

Kesimpulannya: Semua blog adalah website, tapi tidak semua website adalah blog.


3. Langkah-Langkah Membuat Blog atau Website

Membuat website di tahun 2026 jauh lebih mudah dibanding sepuluh tahun lalu. Anda tidak perlu jago coding untuk memulainya. Berikut panduannya:

Langkah 1: Tentukan Tujuan dan Niche

Sebelum membuat, tentukan dulu apa tujuannya. Apakah untuk catatan harian? Jualan hijab? Atau edukasi tentang teknologi? Fokus pada satu topik (niche) akan memudahkan Anda menarik audiens yang tepat.

Langkah 2: Pilih Platform (CMS)

Content Management System (CMS) adalah perangkat lunak yang memudahkan Anda mengelola konten.

  • WordPress.org: Paling populer, sangat fleksibel, dan punya ribuan fitur (plugin).

  • Blogger: Gratis dan cocok untuk pemula yang ingin nge-blog simpel.

  • Wix/Squarespace: Cocok untuk website visual yang butuh desain cantik dengan sistem drag-and-drop.

Langkah 3: Pilih Domain dan Hosting

  • Domain: Nama alamat situs Anda (Contoh: www.bisniskeren.com).

  • Hosting: Tempat menyimpan semua data website Anda agar bisa diakses orang lain secara online.

Langkah 4: Desain dan Isi Konten

Setelah teknis selesai, pilih template atau tema yang sesuai. Mulailah membuat halaman utama (Home), halaman tentang kami (About), dan tentu saja postingan pertama Anda!


Tabel Perbandingan Singkat

FiturBlogWebsite
KontenDinamis (Update rutin)Statis (Tetap)
UrutanArtikel terbaru di atasBerdasarkan struktur menu
TujuanEdukasi, Informasi, OpiniProfesional, Transaksi, Profil
InteraksiKolom komentarFormulir kontak/Chat

Jadi, Pilih yang Mana?

Jika Anda ingin berbagi cerita, tutorial, atau membangun pengaruh sebagai ahli di bidang tertentu, Blog adalah jawabannya. Namun, jika Anda ingin membangun identitas bisnis yang formal atau menjual produk secara sistematis, Website profesional lebih disarankan.

Kabar baiknya, Anda bisa menggabungkan keduanya! Banyak website perusahaan yang memiliki bagian "Blog" di dalamnya untuk menarik pengunjung dari Google.


Apakah Anda sudah punya ide nama domain untuk situs pertama Anda? Jika sudah, saya bisa membantu memberikan saran struktur menu atau ide konten pertama untuk Anda mulai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Bakteri Starter

Berbagai Jenis Pembeku Getah Karet (Lateks)

Taksasi Hasil Berdasarkan Populasi